JABARKINI.ID - Di tengah semangat pembangunan yang menggebu, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, menyambut baik inisiatif Dana Bagi Hasil (DBH) panas bumi yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung.
Kepala Desa Tarumajaya, Ahmad Iksan, menegaskan bahwa dana ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan sebuah peluang emas untuk mendorong kemajuan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
"DBH panas bumi ini akan menjadi program unggulan desa yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi," kata Ahmad Iksan, Selasa (7/10/2025).
Ia menambahkan bahwa desa mereka telah melakukan pemetaan lokasi untuk pembangunan fisik yang akan didanai oleh DBH, sesuai dengan Peraturan Bupati Bandung Nomor 80 Tahun 2022.
Meski pencairan dana belum dilakukan, Pemerintah Desa Tarumajaya telah menyiapkan rencana pembangunan tiga ruas jalan strategis.
Di antaranya adalah rabat beton jalan penghubung Dusun Kertasari Satu – Lodaya sepanjang 330 meter, peningkatan jalan menuju Lapang Bola Tarumajaya sepanjang 200 meter, dan pembangunan jalan tembus Dusun Goha Dua – Pilar Dua sepanjang 1,2 kilometer yang akan memangkas waktu tempuh dari 30 menit menjadi hanya 5 menit.
"Rencana ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat, dan mereka sangat antusias karena akses antar dusun akan jauh lebih cepat," ungkapnya.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Ahmad Iksan juga menekankan pentingnya konservasi alam dan ekonomi hijau. Sebagai penjaga sumber mata air Gunung Wayang, Desa Tarumajaya berkomitmen untuk menjaga kelestarian hutan dan kestabilan aliran air ke Situ Cisanti dan Sungai Citarum.
Mereka juga tengah mengembangkan persemaian tanaman keras dan kopi berbasis agroforestry, dengan harapan dapat menciptakan hilirisasi kopi Tarumajaya dari persemaian hingga penyajian produk jadi di tingkat desa.
