JABARKINI.ID – Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Dayeuhkolot serta jajaran pemerintah desa dan kelurahan se-Kecamatan Dayeuhkolot menggelar Gebyar Kerja Bakti Massal secara serentak, Minggu (4/1/2026).

Kegiatan ini diikuti ribuan warga yang tersebar di empat desa dan satu kelurahan, yakni Desa Citeureup, Sukapura, Cangkuang Kulon, Cangkuang Wetan, serta Kelurahan Pasawahan. 

Kerja bakti difokuskan pada pembersihan saluran drainase, selokan, pengangkatan sedimentasi lumpur, serta penanganan sampah di lingkungan permukiman dan fasilitas umum.

Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, mengatakan Gebyar Kerja Bakti Massal digelar sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi banjir akibat tingginya intensitas curah hujan yang terjadi belakangan ini.

Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan program terobosan Pentahelix dalam membangun partisipasi aktif masyarakat agar terlibat langsung dalam upaya penanganan, atau setidaknya pengurangan dampak banjir di wilayah Dayeuhkolot.

“Alhamdulillah kerja bakti serentak berjalan lancar dan sesuai rencana. Antusiasme warga sangat luar biasa. Namun cukup disayangkan hanya Desa Dayeuhkolot yang tidak melaksanakan kegiatan ini,” ujar Tri.

Sejak pagi hari, warga dari berbagai kalangan—tua-muda, laki-laki dan perempuan—telah berkumpul di titik-titik kerja bakti di wilayah masing-masing. 

Dipimpin langsung oleh kepala desa, lurah, serta para ketua RW, masyarakat bersama Panitia Pentahelix bahu-membahu membersihkan saluran air yang tersumbat sampah dan lumpur.

Selain membersihkan drainase dan selokan, warga juga membersihkan rumput liar dan sampah di sepanjang jalan desa serta area publik. Hasilnya, aliran air kembali lancar dan lingkungan terlihat lebih bersih.