JABARKINI.ID - Bupati Bandung Dadang Supriatna melantik dan mengambil sumpah jabatan 27 aparatur sipil negara (ASN) yang mendapat penugasan sebagai kepala sekolah jenjang SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, Senin (6/7/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Mohammad Toha, Soreang, tersebut merupakan bagian dari mutasi, rotasi, dan promosi jabatan. Para kepala sekolah yang dilantik akan bertugas di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Rancaekek, Pangalengan, Cikancung, Margahayu, Cangkuang, Ibun, Cimenyan, Katapang, serta beberapa kecamatan lainnya di Kabupaten Bandung.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung yang akrab disapa KDS mengucapkan selamat kepada para kepala sekolah yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu menghadirkan perubahan positif di lingkungan sekolah masing-masing.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif, sekaligus membentuk peserta didik yang berkarakter, berdaya saing, serta siap menghadapi Indonesia Emas 2045.

"Kepala sekolah harus menjaga loyalitas terhadap institusi, menjadi panutan dan teladan bagi seluruh warga sekolah, sehingga dapat meninggalkan jejak yang baik dan dikenang oleh para siswanya," ujar Dadang Supriatna.

KDS juga menginstruksikan seluruh kepala sekolah untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya menjunjung tinggi integritas dalam penyelenggaraan pendidikan. Bupati menekankan tidak boleh ada praktik "japrem" maupun segala bentuk suap di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

"Saya tegaskan, di lingkungan Dinas Pendidikan tidak boleh ada yang namanya japrem ataupun uang suap. Jalankan tugas dengan penuh integritas dan profesionalisme," tegasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola pendidikan di Kabupaten Bandung melalui kepemimpinan kepala sekolah yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.