JABARKINI.ID ‎- Perumda Air Minum Tirta Raharja terus mempercepat pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) di Desa Rancamanyar dan Desa Rancamulya, Kabupaten Bandung.


‎Hingga awal Mei 2026, progres pembangunan jaringan tersebut telah mencapai 50 persen dari total panjang jaringan sekitar 3 kilometer.

‎Humas Perumda Air Minum Tirta Raharja, Hary Faisal mengatakan, pembangunan JDU tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas cakupan layanan air minum perpipaan kepada masyarakat.

‎“Pembangunan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air bersih yang aman dan berkelanjutan,” ujar Hary dalam keterangannya. Kamis, 7 Mei 2026.

‎Ia menjelaskan, pekerjaan konstruksi telah dimulai sejak awal April 2026. Sebelum pelaksanaan pembangunan, pihak Perumda terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada warga dan pemerintah desa setempat guna mendukung kelancaran proyek di lapangan.

‎Menurut Hary, pelaksanaan proyek juga dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

‎Hal tersebut diwujudkan melalui penggunaan alat pelindung diri (APD), penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta pemasangan papan informasi proyek sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.

‎Melalui pembangunan jaringan distribusi utama ini, Perumda Air Minum Tirta Raharja menargetkan realisasi pemasangan sekitar 1.000 sambungan rumah (SR) baru di wilayah Rancamanyar dan Rancamulya.

‎“Dengan adanya pembangunan JDU ini, kami berharap cakupan layanan air minum perpipaan dapat semakin luas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” kata Hary.

‎Ia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar layanan air bersih dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.**

Penulis : Deni Setiawan