JABARKINI.ID - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung H. Tarya Witarsa, S. Ag., soroti kerusakan plafon Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bedas Pacira di Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. 

Tarya Witarsa menegaskan bahwa insiden kerusakan plafon ini menjadi perhatian publik mengingat RSUD Bedas Pacira merupakan fasilitas kesehatan yang baru beroperasi dan diharapkan dapat memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.

Pada awal Maret 2026, ia menyebutkan bahwa wilayah Kabupaten Bandung, termasuk Ciwidey, dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang. 

"Kondisi cuaca ini diduga menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan pada bagian plafon luar gedung RSUD Bedas Pacira. 

Plafon dilaporkan terlepas dan berantakan, menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas konstruksi bangunan yang baru saja mulai beroperasi penuh pada Februari 2026," tutur Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung ini, Selasa (17/3/2026).

Terkait insiden itu, kata Tarya Witarsa, beberapa sumber juga mengindikasikan adanya dugaan pengabaian keselamatan kerja selama proses pembangunan, yang mungkin berkontribusi pada kerentanan struktur bangunan terhadap cuaca ekstrem.

Tarya Witarsa, menegaskan terkait insiden kerusakan plafon RSUD Bedas Pacira, bahwa pihaknya sempat melaksanakan kunjungan kerja ke RSUD Bedas Pacira pada Februari 2025, menjelang peresmian, telah menyoroti beberapa aspek yang perlu diselesaikan sebelum operasional penuh.

"Pada saat itu, Komisi C menyoroti kualitas konstruksi. Untuk itu, kami dari Komisi C menyesalkan terjadinya kerusakan pada bangunan yang tergolong masih sangat baru," ucapnya.

Tarya Witarsa menekankan bahwa pembangunan gedung harus sebanding dengan besarnya anggaran yang telah dikeluarkan, yaitu sekitar Rp28 Miliar.