JABARKINI.ID – Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, S.H., menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Aula Yayasan Al-Mufassir, Desa Sukamantri, Kecamatan Paseh, Rabu (25/02/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 250 warga dari Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Majalaya, Solokanjeruk, Paseh, dan Ibun.
Agenda reses berlangsung hangat dan penuh interaksi. Sejumlah unsur Muspika turut hadir, di antaranya Plt Camat Ibun Agus Rustandi, Kasi Sosbud Tintus, Ketua KNPI Kecamatan Ibun Atep Kustiwa, jajaran Polsek Ibun, tokoh Agama, kader PKB Kecamatan Ibun dan Majalaya, Karang Taruna, dan Tamu undangan Lainnya.
Dalam penyampaiannya, Ketua DPRD Kabupaten Bandung itu menegaskan bahwa forum reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Ia meminta warga tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing.
“Reses ini adalah ruang terbuka. Sampaikan kebutuhan riil masyarakat, terutama yang menyangkut pembangunan dan pelayanan dasar,” ujarnya.
Selain menampung aspirasi, Renie juga memaparkan kondisi fiskal daerah yang tengah menghadapi tantangan akibat kebijakan rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat.
Ia menjelaskan bahwa Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penyesuaian signifikan, dari sebelumnya sekitar Rp 4 triliun menjadi Rp 1 triliun.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi nasional untuk menekan pemborosan dan menyesuaikan belanja daerah dengan proyeksi pendapatan riil.
Meski demikian, ia memastikan DPRD akan tetap mengawal program prioritas agar tidak terdampak secara signifikan.
