JABARKINI.ID – Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Renie Rahayu Fauzi S.H kembali turun langsung menyapa masyarakat dalam agenda reses masa sidang II Tahun 2026. Kali ini, Ketua DPRD Kabupaten Bandung tersebut menggelar reses di GOR Desa Cibodas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/2/2026).
Politisi dari Fraksi PKB Dapil 5 Kabupaten Bandung itu hadir di tengah para Ketua RT dan RW, perangkat desa, BPD, LPMD, serta kader PKK Desa Cibodas. Sebelumnya, ia telah menyerap aspirasi lebih dari 500 konstituen di sejumlah titik di wilayah Dapil 5 yang meliputi Kecamatan Solokanjeruk, Majalaya, Ibun, dan Paseh.
Dalam kesempatan tersebut, Hj Renie Rahayu menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk menampung berbagai aspirasi masyarakat yang nantinya akan dimasukkan ke dalam SIPD (Sistem Informasi Pemerintah Daerah).
“Saya berharap melalui pelaksanaan reses ini, berbagai masukan masyarakat bisa dibawa dan diinput ke dalam SIPD sebagai dasar perencanaan pembangunan,” ujarnya.
Ia juga mendorong para RT dan RW untuk menjadi garda terdepan dalam merespons serta menyampaikan kebutuhan warga kepada wakil rakyat di DPRD Kabupaten Bandung.
Menurutnya, meskipun saat ini Kabupaten Bandung mengalami pengurangan Transfer Ke Desa (TKD) hampir Rp1 triliun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dan pembangunan.
“Alhamdulillah, walaupun ada pengurangan TKD hampir Rp1 triliun, tidak mengurangi semangat Bupati Bandung dan jajaran Pemkab untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ini bentuk komitmen kami bersama,” ungkapnya.
Dalam dialog bersama warga, Renie menekankan pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.
Ia menyebut sejumlah kebutuhan dasar masyarakat seperti sarana MCK (mandi, cuci, kakus), air bersih melalui program SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum), serta sarana prasarana utilitas umum lainnya harus menjadi perhatian bersama.
